Jumat, 22 Februari 2013

Sinopsis Naruto Shippuden Movie 6 Road To Ninja




Berikut ini adalah cerita singkat mengenai Naruto Shippuden The Movie 6 : Road To Ninja. Admin Secret-Me mengucapkan : Selamat membaca !

[SCENE ONE]

Adegan pertama yang muncul dalam film adalah kilas balik serangan ekor sembilan di Konoha. Tentu saja kita semua tahu bahwa Hokage Keempat dan Uzumaki Kushina mengorbankan hidup mereka untuk melindungi Naruto, dan kilas balik berakhir dengan percakapan Kushina mengenai masa kanak-kanak Naruto yang kesepian yang akan dia miliki.

[SCENE TWO]

Sekarang kita masuk ke masa Konoha saat ini di mana kita melihat semua ninja favorit kita di hutan. Alasannya? Ada Akatsuki, sekarang setiap orang tahu mereka semua mati jadi mengapa mereka di sini? Semua orang akan terkejut tapi kemudian Naruto bergegas merusak rencana mereka. Terjadi perselisihan dua sisi tapi berakhir ketika Naruto terjebak oleh salah satu dari mereka dan Sai datang untuk menyelamatkan, dan salah satu tangannya Sai terpenggal. Akatsuki mundur dan memberikan Konoha kemenangan.
Semua orang kembali ke rumah mereka dan Tsunade meninggalkan Shizune untuk memeriksa tangan Sai yang terpenggal, memiliki zat putih yang aneh di atasnya. Seraya Naruto keluar dia melihat setiap anak dengan orang tua mereka berkomentar bahwa anak-anak mereka harus dipromosikan menjadi Jounin. Naruto yang merasa kesepian pun pergi. Sementara itu Sakura terlihat bersama orang tuanya merasa terganggu dengan komentar memalukan mereka.
Naruto terlihat lagi berjalan bersama Sai, dalam perjalanan kembali ke rumahnya, ia melihat anak-anak kecil menikmati hidup mereka dengan orang tua mereka dan itu membuat lubang di dalam hati Naruto. Ketika Naruto sampai di rumah dia berkata, “Aku pulang” tapi tidak ada jawaban.
Iruka mengajak Naruto untuk makan ramen tak menyadari buruknya suasana hati Naruto. Naruto memesan seperti biasa, tetapi ia melihat bahwa topping favoritnya tidak ada ‘naruto,’ (kue ikan), tetapi ‘menma’ (rebung). Naruto mulai mengamuk dengan kekanak-kanakan bertanya di mana ‘naruto’ itu tapi Tenuchi hanya meminta maaf mengatakan bahwa itu telah habis hari ini. Iruka mencoba untuk menenangkan Naruto tapi Naruto memilih meninggalkan tempat itu.
Sepanjang jalan Naruto mendengar Sakura berdebat dengan orangtuanya dan meninggalkan rumahnya juga, pergi bersama Naruto untuk menenangkan diri. Mereka terlihat di taman bermain. Sakura berbicara tentang betapa menjengkelkan hidupnya dan berharap orangtuanya tidak ada. Itu normal, tetapi seorang shinobi hebat adalah pahlawan. Naruto tidak mengerti dan bertanya-tanya mengapa Sakura berpikir seperti itu, tapi diakhir percakapan Sakura berkata “hanya Sasuke-kun yang akan mengerti aku. “
Tobi muncul dengan santai, dan Naruto-Sakura menghadapinya tapi tidak bisa melancarkan serangan padanya. Ada sebuah bola yang dipegang Tobi dan dia melemparkannya ke udara dan menyilaukan Naruto-Sakura.

[SCENE TIGA]

Naruto dan Sakura menangkalnya namun Tobi tidak lagi terlihat. Mereka kemudian melihat Tim 8 berjalan. Hinata melihat Sakura dan menuduh dia berkencan dengan Naruto. Sakura terkejut oleh perubahan sikap yang mendadak, tapi Naruto mencoba untuk menenangkannya. Hinata memegang Naruto dan bertanya mengapa ia membelanya. Kiba dan Shino melihat pemandangan dengan sesekali Kiba berteriak “Nyaaa …” karena Akamaru menggigitnya.
NaruSaku mencoba untuk pergi ke jalanan desa. Dari sana kita melihat Tim 10. Anak-anak lelaki tim berdebat tentang apa yang akan mereka lakukan, Ino mencoba menenangkan mereka. Naruto dan Sakura panik oleh perubahan sikap semua orang. Ino melihat mereka dan berjalan mendekati mereka. Ino ingin menjadi kuat seperti Sakura meninggalkannya dan menjadi bingung tapi kemudian ia melihat sesuatu …. ayahnya Hokage Keempat?
Ino juga mengundang mereka ke pemandian air panas.
Tiba-tiba … Sasuke muncul!
Naruto dan Sakura terkejut menanyainya tapi Sasuke malah tersenyum pada mereka dan bertanya apakah ada sesuatu yang salah.
Adegan beralih ke pemandian air panas, Tenten menandai kunainya berlatih keras dan Ino bertanya apakah itu berbahaya. Hinata yang tak ada dalam peristiwa itu melihat Sakura mengatakan siapa yang suka dada rata sepertimu. Sakura merasa tidak nyaman dan perlahan-lahan menyelam dalam air, malu.
Dibagian lelaki, Naruto melihat Sasuke. Kiba membuat surai gelembung dan berpura-pura menjadi singa. Shikamaru tersandung sabun dan menyebabkan kekacauan, yang membuat Choji mengeluh dan mengembalikan badannya kembali normal.
Naruto lihat semua orang dan berkata mereka semua aneh tapi kemudian Neji terlihat mengintip ke bagian wanita. Semua gadis-gadis berganti dan Hinata perhatikan apa yang sepupunya lakukan dan berteriak padanya. Rock Lee menabrak jatuh ke ruangan wanita. Ino berjalan menuju Sakura, takut. Tenten juga marah pada Lee karena ia mengenakan pakaiannya. Semua orang datang untuk melihat keributan dan melihat Hinata memukuli Lee dan Neji.
Naruto dan Sakura kemudian melihat ke monumen Hokage, Naruto tak bisa mengerti apa yang sedang terjadi. Keduanya menduga bahwa itu semua dilakukan Tobi. Mereka mengakhiri hari dengan pulang ke rumah, Sakura memperhatikan rumahnya kosong. Dia melihat fotonya sendirian saja, tapi bahagia. Sakura menyadari dia sekarang tidak memiliki orang tua. Sakura menikmati saat ini dengan memanjakan dirinya untuk bersenang-senang.
Disisi lain Naruto kembali ke tempatnya, tetapi dia ditabrak seorang wanita tua yang mengaku telah tinggal di sini selama bertahun-tahun.
Di suatu tempat di perbatasan Si Topeng Rubah terlihat berjalan-jalan, Tobi terlihat jelas dengannya, bertanya apakah dia akan patuh dalam menangkap Naruto. Ia tidak setuju.
Sakura bangun dengan mengenakan piyamanya dan melihat apa yang harus dia kenakan, tetapi kemudian yang dia lihat adalah jubah Hokage Keempat ada dalam miliknya.
Sakura memperhatikan jendela di mana ia melihat Sasuke ada di balkonnya.
Sakura bersemangat pergi menghampiri, pada saat yang sama dia bertanya dan Sasuke menjawab dengan mawar di tangannya “Aku akan selalu jadi temanmu.”. Sakura terlihat bahagia bersamanya dan menghabiskan hari memuja mawar itu.
Lalu dia pergi untuk bertemu Naruto. Sakura melihat Naruto tidur di bangku batu. Keduanya kemudian berjalan di sekitar desa dan melihat Sai dengan karya seninya dan Shino mencoba melarikan diri dari serangga. Anak-anak muda berlarian menuju Sakura, mengidolakannya dan ingin menjadi seperti dirinya. Sakura bahkan lebih dipuji oleh situasi, Naruto menggodanya tentang menyukai dunia ini.
Kembali ke Si Topeng Rubah, Tobi terus menekannya utnuk menangkap Naruto, itu jelas bahwa ia terganggu olehnya, menyebutkan dia memiliki sesuatu yang lain yang dapat dilakukan. Tapi dia setuju pula.
Naruto dan Sakura setuju untuk bertemu Tsunade yang mungkin harus tahu situasi ini. Tapi mereka salah. Naruto mencoba sekali lagi untuk bertanya apa yang terjadi tapi Shizune meminta mereka untuk pergi. Tsunade tidak tahu Tobi dan membebaskan mereka. Minato dan Kushina datang dan melaporkan situasi. Naruto dan Sakura terkejut melihat mereka berdua di sini.
Untuk Naruto meskipun ia tampaknya marah oleh kenyataan bahwa Tobi pergi untuk menunjukkan kepada mereka. Kushina terkejut reaksi Naruto dan memukulnya dengan cara komedi.
Mengabaikan Naruto dan Sakura, Tsunade bertanya apakah misi mereka berhasil, Minato mengatakan Jiraya telah meninggal di perjalanan dan diminta untuk mengambil gulungan dari Si Topeng Rubah.
Sekali lagi adegan Sakura di rumahnya masih menikmati hal-hal dan terus melakukan apa pun yang dia suka. Masih mengidolakan mawar merah pemberian Sasuke.
Naruto berjalan ke rumahnya dan melihat tempat yang berbeda, di mana ada cahaya lampu di dalam. Orangtuanya bertanya apakah ia ingin membantu membersihkan tetapi Naruto dengan kasar menolak. Minato bertanya-tanya mengapa anak seperti itu. Sekali lagi pukulan Kushina menyerangnya. Naruto jelas takut ibunya dan setuju untuk membantu bersih-bersih. Minato ada disana menenangkan Kushina dan mengingatkan Naruto bahwa dia Api Merah Habanero. Setelah itu Naruto melihat album foto keluarga dan melihat dia menjalani masa kecil yang cukup normal. Naruto merasa tersentuh oleh kenangan ini.

[SCENE EMPAT]

Naruto dan Sakura berada dalam misi bersama dengan Guy, Kakashi, Minato dan Kushina. Mereka memutuskan untuk mendapatkan kembali gulungan dan menghentikan perangkap Jiraya telah diatur sebelum kematiannya. Seperti sebelumnya, tim telah merencanakan untuk menghindari perangkap tapi Naruto sekali lagi mengabaikan perintah. Perangkap telah diaktifkan dan Katak sekarang melindungi gulungan.
Minato memberitahu semua orang untuk tidak membahayakan katak dan mengejar anaknya. Naruto menghindari setiap serangan dengan menggunakan Mode Sage tetapi diganggu oleh katak. Kushina datang untuk menyelamatkan dan terkena racun atau terbakar oleh semacam asam.
Di dalam hutan Keluarga Uzumaki mencoba untuk ‘fid’ gulungan, Minato menanyai Naruto bersikap hanya untuk menyelamatkannya berkata dia selalu seperti itu. Jawaban yang dihasilkan oleh kemarahan mendapatkan tamparan oleh Minato. Kushina mencoba untuk menghapus ketegangan dan berjalan pincang ke arah Naruto berkata ia senang mendapatinya tak terluka. Minato kemudian meminta maaf , berkata itu adalah tugas orang tua untuk menjaga keselamatan anak-anak mereka. Naruto kemudian masuk untuk menerima dunia orang tua ini.
Pada akhirnya misi berhasil dan tim kembali. Tsunade melihat gulungan dan berkata waktunya tidak tepat untuk membuka gulungan itu, ia menempatkan itu di tempat yang aman.
Naruto bersemangat berjalan pulang di jalan yang sama dan melihat orang tuanya menyambutnya, akhirnya dia pahami hidupnya di sini, Naruto berkata, “Aku pulang.”
Si Topeng Rubah terlihat bersama Tobi sekali lagi mempertanyakan keberadaan Tobi di sini. Ia menjelaskan bahwa ia menjerat Naruto di sini dengan Tsukiomi.
Sakura sekarang mulai merasa kesepian di rumahnya sunyi dengan suara air menetes dari wastafel-nya. Mawar Sasuke yang diberikan padanya pun kini layu, hampir mati. Sakura meninggalkan rumahnya untuk bertemu Sasuke tapi apa yang dilihatnya membuatnya patah hati. Dia melihat Sasuke dikelilingi perempuan dan bercanda dengan mereka lalu menawarkan mawar yang sama kepada mereka. Sakura menangis dan pergi meninggalkannya.
Dia kemudian mencari Naruto untuk meninggalkan dunia ini, namun melihat Naruto merayakan ulang tahun ibunya dan berbahagia, Sakura melangkah menjauhi rumah itu. Dia tidak ingin merusak kebahagiaan Naruto.

 [FINAL SCENE]

Naruto dan Sakura sekarang di gang, bertanya apa yang Sakura inginkan. Sakura bertanya apa Naruto senang berada di dunia ini, Naruto bertanya mengapa dia berbicara soal itu sekarang, tapi setelah Sakura berkata tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sebuah ledakan terjadi.
Si Topeng Rubah dengan santai berjalan di Menara Hokage menuju Tsunade. Ia mengambil gulungan itu. Dia membiarkan Sage bertopeng lainnya untuk menghancurkan desa, tetapi warga desa tidak bisa melakukan apa-apa untuk menangkis mereka. Naruto berlari sampai ke Si Topeng Rubah dan bertanya di mana Tobi, Si Topeng Rubah menoleh dan sekali lagi dengan santainya berkata. “Oh, jadi kau kenal dia.”
Sakura naik ke si Topeng Rubah dan berkata seorang pahlawan akan melindungi desa, jadi dia berlari kepadanya dan bertarung. Si Topeng Rubah mengelak serangannya dan menangkapnya dengan di tangan kanannya ada sebuah rasengan ungu dan dengan sekali gerakan desa pun hancur.
Minato dan Kushina senang melihat anak mereka baik-baik saja, tapi Naruto marah pada Sakura yang menghilang. Dia meminta ayahnya untuk membantu tapi Minato kemudian berkata “Aku bukan pahlawan.”. Naruto kemudian memberitahu orang tuanya bahwa ia bukan anak mereka di dunia ini dan pergi untuk menemukan Sakura. Kushina memohon padanya untuk tidak pergi.
Naruto ada di rumah Sakura yang hancur dan menemukan jubah Hokage keempat itu. Adegan kilas balik waktu Tobi bertarung dengan Hokage Keempat.
Si Topeng Rubah menahan Sakura, Tobi bersamanya juga. Naruto kemudian menantang Si Topeng Rubah tetapi dia bisa merasakan sesuatu. Naruto mencoba untuk memukulnya tapi segel di perutnya sakit dan itu merugikan Naruto.
Tapi coba tebak siapa yang datang untuk menyelamatkan?
Akatsuki!
Akastuki mengalahkan Topeng Sage dan membebaskan Sakura. Itachi mengangkat Sakura ala brindal style dan berjanji pada Naruto bahwa dia akan melindunginya. Naruto berterimakasih pada Akatsuki dan pergi menghadapi Si Topeng Rubah. Naruto menghadapinya sekali lagi tapi dia kemudian menyadari bahwa ia memiliki kemampuan yang sama seperti dirinya. Cukup aneh, Sage mundur dan salah satu makhluk Topeng Rubah itu membantunya.
Topeng itu pun pecah… dan dia menjadi …
The AU Naruto, Menma.
(Sekarang untuk orang-orang yang tidak tahu, nama AU Naruto adalah Menma yang kau sekarang bisa pahami mengapa Naruto tidak nyaman di dunia ini. Dan jika kau juga tidak tahu karakter AU memanggil Naruto dengan namanya.)
Menma memanggil ekor sembilan untuk menghadapi Naruto, Naruto di sisi lain datang ke suatu tempat perjanjian dengan ekor sembilan untuk bertarung dengannya. Naruto akhirnya menang tapi kemudian menyebabkan Tobi mengambil keuntungan dari Naruto yang kelelahan. Dia pergi ke Menma dan bergabung dengan dia dan berselisih, Naruto yang ter ingat gulungan Tsunade berbicara dan membukanya untuk menghentikan Menma. Tapi Naruto tidak bisa bergerak karena Tobi memiliki kontrol penuh dari dunia ini.
Sakura datang dan melindungi Naruto untuk memberinya waktu. Naruto mengingat kembali latihannya dengan Jiraya, menciptakan sebuah rasengan. Sakura dipukuli dan jatuh tapi kali ini Naruto menyelamatkannya. Menggunakan rasengan, Naruto mengalahkan Menma /Tobi mirip dengan bagaimana Minato me-rasengan Tobi. Menma bebas dari Tobi dan keduanya jatuh. Tobi menghilang. Rambut Menma berubah kembali menjadi kuning tampak persis seperti Naruto.
Sakura, Minato dan Kushina berlari menuju mereka berdua, namun Minato dan Kushina berlari ke Menma dan memeluknya dengan penuh kasih sayang. Sakura berjalan ke Naruto dan Naruto yang melihat momen keluarga itu menjadi sakit sekali lagi. Keduanya menghilang melihat Menma dicintai oleh orang tuanya.
Naruto dan Sakura yang kembali ke tempat bermain, di mana mereka melihat Kizashi dan Mebuki Haruno dengan putri mereka. Sakura menghampiri mereka dan berkata pada mereka dia menyesal, dan bersyukur untuk mereka. Naruto yang melihat adegan ini merasa sakit sekali lagi.
Adegan beralih pada Tobi dan Zestu, mereka berkata bahwa rencana itu gagal tetapi Tobi mengatakan hal itu tidak. Ia pergi sambil berkata bahwa itu semua bagaimanapun cobaan.
Naruto berjalan ke rumahnya yang asli dan melihat ada cahaya lampu , ia heran mengapa dan melihat Iruka membawa kue ulang tahun kepadanya. Dia tersenyum dan berkata “Selamat datang kembali.” Dan untuk terakhir kalinya Naruto berkata, “Aku pulang.”
Film ini lebih dari 2 jam.

Suka Dengan Artikel Ini ?

0 komentar "Sinopsis Naruto Shippuden Movie 6 Road To Ninja", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar

Blog Ini Adalah Blog Dofollow

Silahkan Comentar asal tidak Spam :)

Jangan Lupa Tekan G+ nya ya :)

 
 
Copyright © 2013. Secret Me Comunnity - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com